Home sport Joe Hart Sudah Bosan Dipinjamkan
Joe Hart Sudah Bosan Dipinjamkan

Joe Hart Sudah Bosan Dipinjamkan

0
0

MANCHESTER – Joe Hart berharap bisa menyelamatkan kariernya pada musim 2018/2019. Agar keinginan itu bisa terwujud, kiper asal Inggris tersebut siap meninggalkan Manchester City (Man City) secara permanen.

Hart sejatinya sempat dianggap salah satu kiper terbaik di dunia. Sejak musim 2007/ 2008 dia selalu jadi pilihan utaa Man City pada Liga Primer. Namun, hegemoni itu berakhir ketika Pep Guardiola hadir pada 1 Februari 2016. Meski masih sering dimainkan hingga pengujung musim 2015/2016, Hart ternyata tidak masuk program kerja Guardiola.

Sejumlah blunder yang dilakukan membuat kiper berusia 31 tahun itu tersisih. Hart lalu dibuang ke Serie A sebagai pemain pinjaman Torino pada musim 2016/2017. Sayangnya, meski tampil 36 kali, performa Hart kurang memuaskan. Imbasnya, Torino urung membelinya secara permanen, apalagi maharnya masih cukup mahal. Alhasil, Hart lalu dikirim ke West Ham United pada musim 2017/2018.

Semula langkah ini diharapkan dapat membuka peluang Hart untuk membela Inggris pada Piala Dunia 2018. Sayang, dia tidak juga dipanggil Pelatih Gareth Southgate. Hart sebenarnya dipanggil lagi ke Etihad Stadium. Dia bahkan dipercaya menjaga gawang Man City untuk pertama kalinya sejak 2016, saat jumpa Borussia Dortmund pada International Champions Cup (ICC).

Sayangnya, Hart tidak bisa membantu Man City meraih hasil positif lantaran kalah 0-1 aki bat gol penalti Mario Goetze. Mengacu hasil itu, Hart semakin yakin untuk meninggalkan Man City dan bergabung dengan klub lain secara permanen.

“Saya harus pergi ke klub lain secara permanen. Itu harus. Saya telah melakukan apa yang harus dilakukan. Pindah ke klub lain sebagai pemain pinjaman selama dua musim. Harapannya dapat menembus skuad utama Inggris. Saya masih punya kontrak satu tahun dan tidak ingin pergi sebagai pemain pinjaman lagi. Saya harus menjadi bagian inti,” tandas Hart, dilansir skysport.

Hart sejatinya telah membela Man City sebanyak 348 kali. Sejauh ini dia sudah berjasa menyumbang enam gelar, termasuk dua trofi Liga Primer. Namun, melihat kondisi saat ini, ditambah kecenderungan Guardiola memilih Ederson Moraes, membuat kans Hart kembali jadi starter Man City tetap tipis.

Apalagi, selama masa pemin jaman kinerja Hart juga kurang terlalu berkesan dan tetap kesulitan menembus tim inti. “Masa peminjaman itu sangat menyakitkan karena Anda datang bukan sebagai pemain muda atau sosok yang digemari,” ujarnya. Sayangnya, sampai saat ini belum ada peminat yang ingin membelinya secara permanen. Namun, itu tidak membuat Hart putus harapan. Dia yakin bakal ada yang merekrutnya, mengingat pengalamannya cukup tinggi.

“Saya sudah bermain di level tertinggi untuk waktu yang lama dan melakukan banyak hal. Saya harus menjadi pemain penting di klub. Itu hanya bisa terjadi jika saya pergi dari Man City, bukan dipinjamkan,” pungkas Hart.

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

[xcarousel condition="" order="DESC" featured="0" cats="movies" autoplay="" count="5"]