Home sport Jumpa di Giuseppe Meazza, Inter Milan Dianggap Belum Selevel Juventus
Jumpa di Giuseppe Meazza, Inter Milan Dianggap Belum Selevel Juventus

Jumpa di Giuseppe Meazza, Inter Milan Dianggap Belum Selevel Juventus

0
0

MILAN – Pelatih Inter Milan , Antonio Conte menyatakan pasukannya belum selevel Juventus jelang bentrok di Giuseppe Meazza. Karena itu itu, dia menolak menyebut I Nerazzurri sebagai favorit pada duel Inter vs Juventus pada lanjutan Serie A 2020/2021.


Pertandingan bertajuk Derby d Italia itu akan berlangsung di kandang Inter, Senin (18/1/2021) dini hari WIB. Posisi tuan rumah di klasemen sementara Serie A lebih baik ketimbang Juventus jelang pertandingan akbar tersebut.

Inter menempati posisi kedua dengan koleksi 37 poin. Romelu Lukaku dkk unggul empat poin dari Juventus di posisi keempat. Akan tetapi, Si Nyonya Tua masih punya tabungan satu pertandingan, yaitu laga kontra Napoli.

Inter berada di posisi lebih baik ketimbang Juventus sekarang. Meski begitu, performa mereka setelah pergantian tahun masih belum konsisten. Inter mencatat dua kemenangan, satu kekalahan, dan satu hasil imbang pada empat pertandingan pertamanya di awal 2021.

Sedangkan Juventus bisa menyapu bersih tiga pertandingan pertamanya pada tahun ini dengan kemenangan. Rentetan hasil positif itu membuat kondisi mental Cristiano Ronaldo dkk lebih baik ketimbang Inter.

Selain dalam kondisi mental lebih baik, armada Andrea Pirlo juga lebih berpengalaman ketimbang Inter dalam persaingan di papan atas Serie A. Bagaimana tidak, Juventus merupakan penguasa Italia selama sembilan musim terakhir.



“Ini akan menjadi pertandingan antara dua tim dengan ambisi untuk memperjuangkan sesuatu yang penting. Setiap pertandingan penting dan itu selalu tentang tiga poin,” kata Conte, mengutip dari Football Italia.Hanya tim spesial yang bisa menjuarai liga sembilan kali secara beruntun. Oleh sebab itu, Conte tidak memandang Inter sebagai favorit meski jadi tuan rumah saat Derby d Italia. Menurutnya, Juventus masih menjadi referensi bagi tim manapun.

“Juventus mewakili titik referensi bagi semua orang. Sebab, Juventus mendominasi Italia dalam beberapa tahun terakhir. Ketika sebuah tim ingin memahami levelnya, pasti satu-satunya poin referensi di Italia adalah Juventus,” ujarnya.

Ucapan Conte terdengar ironi. Pasalnya, dia termasuk salah satu pelatih yang membantu Juventus berkuasa di Italia. Dia pernah bertugas di Allianz Stadium selama tiga musim (2011-2014) yang semuanya bisa dimaksimalkan dengan merebut Scudetto.

“Saya tidak ingin menyingung soal (Inter Milan) favorit. Kami hanya harus menghormati tim yang telah mendominasi liga selama sembilan tahun dan ingin mendominasi satu tahun lagi,” lanjut mantan pelatih Chelsea itu.


“Rasa hormat adalah hal yang bisa kami berikan kepada Juventus untuk semua pencapaian mereka, terutama karena selalu menjadi kesimpulan akhir di Serie A dalam beberapa tahun terakhir ini,” pungkas bekas gelandang Juventus itu.

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

[xcarousel condition="" order="DESC" featured="0" cats="movies" autoplay="" count="5"]