May 21, 2022

JAKARTA. Nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) jelang akhir pekan. Jumat (21/1), kurs rupiah Jisdor ditutup pada Rp 14.347 per dolar AS.

Kurs rupiah Jisdor ini menguat 0,05% dari sebelumnya penutupan perdagangan kemarin pada Rp 14.354 per dolar AS. Dalam sepekan, kurs rupiah Jisdor melemah 0,26% dari Rp 14.310 per dolar AS pada Jumat (14/1).

Sedangkan kurs rupiah spot menguat 0,03% ke Rp 14.336 per dolar AS pada hari ini. Kurs rupiah spot tercatat melemah 0,28% jika dibandingkan dengan pekan lalu pada Rp 14.296 per dolar AS.

Kemarin, Bank Indonesia mengungkapkan bahwa rasio pencadangan untuk bank konvensional akan dinaikkan menjadi 5% pada bulan Maret dari sebelumnya 3,5% sebelum kenaikan lebih lanjut di bulan-bulan berikutnya.

“Kenaikan pencadangan ini menjadi awal ekspektasi kemungkinan kenaikan bunga di tahap selanjutnya tahun ini,” kata Jeff Ng, senior currency analyst MUFG kepada Bloomberg.

MUFG memperkirakan Bank Indonesia akan menaikkan suku bunga dua kali di semester kedua 2022. MUFG pun memperkirakan kurs rupiah akan bergerak di antara Rp 14.300 per dolar AS-Rp 14.400 per dolar AS.

Penguatan rupiah hari ini beriringan dengan penguatan yen, dolar Singapura, ringgit, yuan, dan rupee. Sedangkan baht, dolar Taiwan, won, peso, dan dolar Hong Kong melemah terhadap the greenback.

Di sisi lain, indeks dolar melemah. Indeks yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia ini berada di 95,68, melemah 0,05% dari posisi kemarin. Tapi dalam sepekan, indeks dolar menguat 0,55%.

Leave a Reply

Your email address will not be published.