Home Fashion Para Difabel Bakal Unjuk Kebolehan, Merancang Busana hingga Jalan di Runway JMFW 2018
Para Difabel Bakal Unjuk Kebolehan, Merancang Busana hingga Jalan di Runway JMFW 2018

Para Difabel Bakal Unjuk Kebolehan, Merancang Busana hingga Jalan di Runway JMFW 2018

0
0

FASHION bukan hanya milik mereka cukup secara finansial atau cantik secara visual. Fashion adalah hak setiap manusia, tak terkecuali untuk mereka yang disabilitas atau memiliki kekurangan dalam tubuhnya.

Konsep itu yang coba ditonjolkan Founder Modest Fashion Weeks Global Franka Soeria di Jakarta Modest Fashion Week 2018 yang bakal dihelat pada 26 sampai 29 Juli 2018 di Gandaria City, Jakarta Selatan. Dengan mengusung konsep itu, Franka berharap akan semakin banyak masyarakat yang sadar akan fashion dan itu adalah sesuatu yang baik.

“Jadi, jangan heran di event fashion ini baka banyak nama-nama baru di dunia fashion. Sebab, saya juga paham bahwa mereka yang baru butuh ruang dan ini adalah event yang tepat untuk memulai,” katanya di Konferensi Pers Jakarta Modest Fashion Week 2018 di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (18/7/2018).

Bukan hanya designer dan pelaku bisnis fashion yang masih muda, di event ini juga ternyata bakal ada persembahan khusus untuk para disabilitas. Adalah Dream and Design for Disabilities supported by Indonesia 2018 Asian Para Games X JMFW.

Konsep ini diharapkan bisa membuka pemikiran masyarakat global bahwa para disabilitas juga bisa berkarya dalam skala internasional. Projek ini melibatkan komunitas bisu-tuli dan penyandang disabilitas lain dari Indonesia, Turki, dan Jerman.

“Para disabilitas ini kami beri ruang untuk mencipta sebuah karya fashion yang nantinya ditampilkan di JMFW 2018 dan tidak berhenti di situ, pakaian yang mereka buat akan dipasarkan di pasar ritel Indonesia,” terang Franka. Jadi, bisa dikatakan bahwa projek ini dari disabilitas untuk disabilitas.

Bahkan, Franka menambahkan, tidak hanya diberi ruang untuk menunjukan kehebatan, timnya juga memberi brand untuk karya para disabilitas ini. “Think Fashion and Markamarie akan melahirkan brand khusus untuk membuat projek ini menjadi projek jangka panjang,” sambung Franka.

Sementara itu, bicara mengenai siapa yang bakal tampil di runway, Director Marketing Look and Feel Division Indonesia 2018 Asian Para Games Mirsya Budiarsi menjelaskan bahwa salah satu “model” disabilitas yang bakal jalan adalah atlet para games yang berprestasi di bidang olahraganya.

Mirsya menjelaskan bahwa ada beberapa sosok disabilitas yang bakal membawakan koleksi yang dibuat para designer disabilitas. Dua di antaranya adalah Atlet Para Swim Laura Aurelia Dinda dan Nur Aimah. Mereka direncanakan akan berjalan di Jakarta Modest Fashion Week 2018 runway pada Sabtu 28 Juli 2018.

“Mereka ini merupakan atlet yang dikategorikan hero atlet. Kami berharap, dengan tampilkan atlet hebat ini, banyak anak-anak disabilitas di luar sana yang termotivasi dan semakin percaya diri karena, banyak dari mereka yang juga bisa berprestasi bahkan melebihi manusia normal,” papar Mirsya.

Dukungan ini juga dimaksudkan agar para orangtua yang memiliki anak disabilitas sadar bahwa anak-anak spesial ini punya harapan hidup yang sama. “Jangan putus asa. Kembangkan potensi yang dimiliki anak tersebut dan yakin jika dia bisa membanggakan dirinya sendiri pun orangtuanya,” sambung Mirsya.

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

[xcarousel condition="" order="DESC" featured="0" cats="movies" autoplay="" count="5"]