Home sport Pelatih Liverpool Juergen Klopp Ketularan Hobi Belanja
Pelatih Liverpool Juergen Klopp Ketularan Hobi Belanja

Pelatih Liverpool Juergen Klopp Ketularan Hobi Belanja

0
0

ROMA – Pelatih Liverpool Juergen Klopp tak kuasa menolak arus besar anggota big six Liga Primer. Arsitek tim asal Jerman itu mulai berani mengeluarkan dana besar demi mendapatkan pemain yang diinginkan.

Kabar terakhir adalah rencana Klopp memboyong penjaga gawang AS Roma Alisson. Penjaga gawang yang baru saja memperkuat Brasil di Piala Dunia 2018 tersebut menjadi pilihan utama untuk menggantikan Loris Karius yang mengalami cedera kepala saat final Liga Champions 2018 melawan Real Madrid.

Sky sports menyodorkan angka 70 juta euro atau sekitar Rp1,1 triliun untuk mendapatkan kata sepakat dari AS Roma. Sejauh ini, Roma membanderol penjaga gawang berusia 25 tahun tersebut dengan angka Rp1,2 triliun sebagai mahar. Tingginya harga yang ditawarkan manajemen The Redstak lepas dari banyaknya peminat Alisson.

Pemain yang musim lalu bermain 49 laga di semua kompetisi tersebut ikut membawa Il Lupimelaju ke semifinal Liga Champions sebelum disingkikan Liverpool dengan agregat 7-6.

Jika transfer tersebut disepakati, Alisson akan menjadi penjaga gawang termahal di dunia, melewati rekor yang pernah dipegang Gianluigi Buffon saat dipinang Juventus dari Parma pada 2001 senilai 32,6 juta poundsterling dan Ederson di Manchester City (Man City).

Ederson menjadi penjaga gawang termahal di dunia saat di boyong Man City dari Benfica dengan banderol 34,9 juta poundsterling atau sekitar Rp672 miliar. “Liverpool akan segera membuat keputusan karena situasinya bisa cepat berubah,” tulis footballitalia. net.

Meski belum terjadi, rencana Klopp mendatangkan Alisson menjadi penegas jika mantan arsitek Borussia Dortmund tersebut mulai gila belanja untuk membangun skuad. Sebelumnya, dia sudah mendatangkan Virgil van Dijk dengan menjadikan bek asal Belanda itu sebagai pemain termahal setelah Rio Ferdinand.

Musim ini, Klopp sudah mendapatkan Naby Keita senilai 60 juta poundsterling (Rp1 triliun) dari RB Leipzig, Fabinho 50 juta poundsterling (Rp838 miliar), dan Xherdan Shaqiri asal Stoke City (Rp246 miliar).

Jika diakumulasi, sejak kedatangannya ke Liverpool 2015 lalu, Klopp sudah mengeluarkan dana 379,4 juta poundsterling (Rp6,3 triliun) untuk 12 pemain. “Dia (Shaqiri) adalah sosok yang membuat perbedaan besar pada skuad dan tim. Dia bisa ditempatkan dalam banyak posisi dalam sistem kami.

Dia memberi kami fleksibilitas yang lebih besar untuk keperluan skuad,” kata Klopp. Klopp membutuhkan belanja besar untuk mengakhiri dahaga gelar di bawah kendalinya. Sejak menukangi tim pada 2015, Klopp lebih banyak disebut sebagai mister runner-up.

Selain final Liga Champions musim lalu, dia juga gagal di Liga Europa saat melawan Sevilla. Di kompetisi domestik, musim 2017/2018 dan 2016/2017 Liverpool harus puas di peringkat 4, sedangkan 2015/2016 terlempar di peringkat 8.

Arsitek tim berusia 51 tahun itu kalah dengan pendatang baru seperti Pep Guardiola yang sudah memberikan dua gelar untuk Man City dan Antonio Conte, dua trofi bersama Chelsea. Dia juga kalah dari Jose Mourinho yang dalam dua musim memberikan tiga gelar untuk Manchester United.

tags:

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

[xcarousel condition="" order="DESC" featured="0" cats="movies" autoplay="" count="5"]