Home Travel Pesona Panorama Air Terjun Tersembunyi di Hutan Papua Barat
Pesona Panorama Air Terjun Tersembunyi di Hutan Papua Barat

Pesona Panorama Air Terjun Tersembunyi di Hutan Papua Barat

0
0

SAWIAT – Alam tanah Papua Barat yang merupakan satu dari 37 provinsi di Indonesia betul-betul menyimpan berjuta keindahan panorama.

Salah satunya adalah wisata alam air terjun Sasnek yang terletak di tengah-tengah hutan rimba tropis, kampung Sasnek, distrik Sawiat, Kabupaten Sorong Selatan, Provinsi Papua Barat.

Air terjun setinggi 20 meter dengan kumpulan air yang jernih dan suasana alam hutan tropis serta hewan-hewan unik yang belum pernah dijumpai, dijamin membuat pengunjung betah berada di tengah jantung hutan tropis.

wisata alam air terjun Sasnek yang terletak di tengah-tengah hutan rimba tropis

Lokasi wisata air terjun yang letaknya di kampung Sasnek, Kecamatan Sawiat, Kabupaten Sorong Selatan ini sangat memukau. Pasalnya sudah sekian lama ada tetapi baru beberapa tahun ini diketahui oleh masyarakat setelah adanya survei tim ekspedisi dari Tentara Indonesia yang menyisir daerah tersebut.

Perjalanan ke kampung Sasnek membutuhkan waktu kurang lebih sekitar 2,5 jam perjalanan dari kota Sorong dengan menggunakan kendaraan roda empat. Tak hanya melintasi jalan yang beraspal, perjalanan menuju lokasi wisata air terjun juga kadang melewati medan yang berat alias jalan tanah yang belum teraspal, apalagi saat hujan tiba, otomatis jalan tersebut dipenuhi lumpur setinggi lutut orang dewasa.

Lokasi wisata air terjun yang letaknya di kampung Sasnek, Kecamatan Sawiat,  Kabupaten Sorong Selatan ini sangat memukau.

Sesampainya di kampung Sasnek, Papua Barat, pengunjung tak langsung melihat lokasi air terjun tersebut, karena masih harus berjalan kaki melalui jalan setapak yang berada di tengah-tengah hutan tropis. Masih membutuhkan waktu untuk sampai ke lokasi air terjun berkisar 2 km perjalanan melewati bukit dan menyebrangi kali-kali kecil.

Saat menyusuri jalan setapak di dalam hutan tropis, tak jarang pengunjung menjumpai sejumlah hewan langka di sejumlah batang dan ranting serta dedaunan pepohonan.

Namun kita akan dipuaskan ketika hendak mendekati lokasi tersebut dengan bunyi derasnya air yang jatuh dari ketinggian 20 meter. Alangkah indahnya membuat diri seakan ingin berlama –lama berenang di air yang jernih di lokasi air terjun tersebut.

Saat menyusuri jalan setapak di dalam hutan tropis, tak jarang pengunjung  menjumpai sejumlah hewan langka

Tak hanya menikmati air yang jernih dan indahnya air terjun yang mempesona, pengunjung juga dapat bersantai pada pondok-pondok tradisional yang dibuat oleh warga setempat di lokasi wisata air terjun tersebut.

Menurut Niko Sasnek, lokasi tersebut ditemukan sejak 2003, namun baru saja di munculkan pada tahun 2014 setelah adanya tim survei perbatasan dari TNI. Lanjut Niko banyak sekali wisatawan lokal dan manca negara yang kerap berkunjung ke daerah ini saat libur tiba.

Menurut Niko Sasnek, Air Terjun ditemukan sejak 2003

Untuk satu kali masuk ke lokasi tersebut menurut Niko tarif yang diberikan berdasarkan kendaraan yang masuk ke lokasinya. Yakni untuk kendaraan roda empat dikenakan tarif Rp100 ribu dan untuk kendaraan roda dua dikenakan tarif Rp50 ribu.

Nah tunggu apalagi, yuk siapkan waktu libur Anda untuk mengunjungi keajaiban air terjun

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *