February 3, 2023

TEMPO.COJakarta – American Academy of Pediatrics menyarankan anak di bawah 2 tahun harus menggunakan car seat saat berada di mobil. Car seat sangat penting untuk anak saat bepergian menggunakan mobil. Kursi pengaman anak itu berguna untuk keselamatan balita.

Kursi pengaman anak atau car seat berfungsi menahan tubuh balita agar tidak terlempar. Car seat untuk bayi dan anak-anak bertujuan melindungi buah hati dari benturan mendadak atau kecelakaan ringan saat bepergian menggunakan mobil.

Memilih car seat

1. Menyesuaikan berat badan

Setiap jenis car seat bekerja optimal apabila menanggung berat badan sesuai tujuan produksinya. Infant seat biasanya digunakan anak yang berat badannya 13  kilogram hingga 27 kilogram. Sedangkan convertible untuk berat 27 kilogram hingga 40 kilogram.

2. Bahan kursi

Mengutip Suzuki, biasanya car seat berkualitas baik memiliki model kursi yang empuk sesuai dengan bentuk tubuh bayi. Penting memastikan pilihan car seat tidak terlalu tebal dan panas untuk bayi.

3. Fitur tambahan

Sejumlah car seat memiliki fitur tambahan meskipun memiliki harga yang lebih mahal. Beberapa car seat dengan kualitas terbaik memiliki fitur untuk mengubah posisi bayi secara fleksibel. Ada pula car seat dengan fitur carry handle untuk memudahkan orang tua menggendong bayi.

Cara menggunakan car seat

1. Di jok belakang

Car seat sebaiknya diletakkan di jok bagian belakang, karena terbukti mampu mengurangi risiko atau dampak kecelakaan ringan bayi.

2. Sabuk pengaman

Beberapa car seat dilengkapi sabuk pengaman khusus untuk anak-anak. Tapi, ada pula car seat yang menggunakan sabuk pengaman secara langsung dari mobil. Ketika menggunakan car seat perlu dipastikan sabuk pengaman terpasang secara tepat tidak terlalu rapat mengakibatkan anak merasa sesak.

3. Atur kemiringan

Merujuk American Academy of Pediatrics, kemiringan ideal car seat balita di bawah 2 tahun, yakni 45 derajat. Adapun untuk balita yang lebih besar atau berusia 3 tahun ke atas, kemiringan diatur di posisi 35 derajat.