October 3, 2022

Jakarta – Masyarakat nelayan di Pantai Baru, Pandansimo Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta resah. Sebab, acara sedekah laut diteror dan persiapannya dirusak oleh sekelompok orang, Jumat malam, 12 Oktober 2018.

Gus Miftah, kiai yang menjadi panutan warga di pantai itu angkat bicara. Menurut dia, mereka yang merusak itu belum paham betul soal agama dan tradisi yang dilakukan oleh warga.

“Kebetulan daerah itu wilayah binaan saya, besok saya adakan pengajian di sana,” kata pemilik nama asli Miftah Maulana Habiburrohman, Sabtu malam, 13 Oktober 2018.

Pengasuh Pesantren Ora Aji, Tundan, Purwomartani, Kalasan, Sleman ini menilai, mereka yang membubarkan acara sedekah laut itu gagal paham. Padahal, selama tujuan acara itu adalah nguri-uri (melestarikan) tradisi dan budaya itu tidak ada masalah. Acara itu tidak mengandung syirik. Sebab, mereka sudah diberi dakwah yang benar. Tidak ada peribadatan di acara itu. Jika berdoa juga berdoa kepada Tuhan.

“Tapi jika sifatnya peribadatan, itu jelas salah,” kata dia saat peringatan Milad ke-6 Pesantren Ora Aji.

Sambil tersenyum ia menyinggung mereka yang melakukan tindak anarkis membubarkan acara tradisi itu ia tidak setuju. Sebab, ajaran Islam itu rahmatan Lil Alamin. Kasih sayang diutamakan, bukan justru menyerang dan berbuat anarkis.

“Islam itu penyayang, kalau bagi saya, mereka butuh kita untuk memahamkan,” kata Gus Miftah.

Ia menyebut, dalam berdakwah tidak bisa dengan kekerasan. Jika tradisi adat labuhan itu merupakan ritual ibadah, maka perlu diluruskan dengan baik, bukan dengan cara yang anarkis.

“Yang niatnya untuk ritual, kita arahkan bahwa ini adalah nguri-uri budaya, kan tidak masalah. Pendekatan ke mereka tidak boleh dengan cara anarkis. Saya yakin mereka bisa diajak komunikasi, bisa menerima. Itu bukan peribadatan, tapi nguri-uri budaya saja,” kata pria berambut panjang ini.

Sementara, polisi telah menangkap sebanyak sembilan orang yang diduga melakukan tinja anarkis di lokasi sedekah laut. Polisi masih menyelidiki kasus ini. Namun belum mau menyebutkan kelompok mana yang melakukan tindak anarkis ini.

“Ada sembilan orang yang diamankan, polisi masih melakukan penyelidikan,” kata Kepala Kepolisian Resor Bantul Ajun Komisaris Besar Sahat Marisi Hasibuan.

3 thoughts on “Gus Miftah: Yang Meneror Acara Sedekah Laut Gagal Paham

  1. 520079 84983Wow! This can be 1 particular of the most useful blogs We have ever arrive across on this topic. In fact Excellent. Im also an expert in this topic so I can comprehend your hard work. 984601

Leave a Reply

Your email address will not be published.