February 3, 2023

TEMPO.COJakarta – Pertandingan Kroasia vs Brasil pada perempat final Piala Dunia 2022 di Education City Stadium, di Al Rayyan, Qatar, Jumat, 9 Desember, yang berjalan ketat selama 120 menit berakhir dengan skor imbang 1-1. Karena itu, laga dilanjutkan dengan adu penalti untuk menentukan pemenang. 

Drama adu penalti dimenangkan oleh Kroasia dengan 4-2. Empat penendang Kroasia, Nikola Vlasic, Lovro Majer, Luka Modric, dan Mislav Orsic, semuanya berhasil melakukan tendangan penalti.

Sementara di kubu Brasil, Rodrygo dan Marquinhos yang menjadi penendang pertama dan keempat, gagal. Dua lainnya, Casemiro dan Pedro, sukses. 

Kiper Dominic Livakovic berperan penting dalam kemenangan ini. Dia berhasil menggagalkan penendang pertama Brasil.

Kemenangan ini menjadi kejutan kerena Brasil lebih banyak diunggulkan untuk memenangkan laga ini. Kroasia kembali memenangi pertandingan melalui adu penalti, seperti babak sebelumnya ketika mereka menyingkirkan Jepang yang bermain apik selama 120 menit.

Neymar sempat membawa Brasil unggul 

Brasil yang mengalami kesulitan mencetak gol karena permainan Kroasia yang cenderung bertahan dan menerapkan blok ketat terhadap Neymar dan rekan-rekannya. 

Di babak pertama, empat penyerang yang diturunkan sekaligus, yakni Richarlison, Raphinha, Vinicius, dan Neymar, tak mampu mencetak gol. Tim Samba tercatat hanya bisa melakukan lima percobaan ke gawang dengan tiga di antaranya tepat sasaran. 

Sementara, Kroasia hanya bisa melancarkan tiga tembakan dengan semuanya tidak ada yang mengarah ke gawang. Luka Modric dan rekan-rekannya lebih fokus dalam bertahan dan meredam serangan Brasil.

Memasuki babak kedua, tim asuhan Tite meningkatkan tekanannya ke lini pertahanan Kroasia. Sejumlah peluang mampu mereka ciptakan, tetapi tetap kesulitan untuk menjebol gawang yang dijaga kiper Dominic Livakovic.

Ketika sibuk melancarkan serangan, Brasil gantian diserang. Kroasia mendapatkan kesempatan melakukan serangan balik pada menit ke-53. Namun, usaha mereka masih mampu diredam barisan belakang Brasil.

Menjelang satu jam pertandingan, menit ke-55, Tite melakukan perubahan strategi dengan Antony untuk menggantikan Raphinha yang bermain di sayap kanan. Selang 10 menit kemudian, sisi kiri yang diubah. Vinicius Jr ditarik keluar dan dimasukkan Rodrygo.

Kroasia baru melakukan pergantian pemain setelah menit ke-70. Dua penyerang Mario Pasalic dan Anred Kramaric ditarik untuk digantikan dengan Nkola Vlasic dan Bruno Petkovic. 

Memasuki menit-menit akhir, Tite kembali melakukan pergantian pemain di lini serang. Richarlison ditarik dan memasukkan Pedro. Tapi, pergantian pemain depan di babak kedua belum membuahkan hasil. Brasil masih belum bisa mencetak gol hingga pertandingan babak kedua berakhir. 

Skor imbang 0-0 membuat laga Kroasia vs Brasil dilanjutkan dengan babak tambahan. Di babak tambahan ini, Neymar mencetak gol pada menit ke-105+1′. Ini adalah golnya ke-77 untuk timnas negaranya, yang membuatnya menyamai catatan gol legenda Brasil, Pele. 

Gol ini tercipta berkat assist dari Lucas Paqueta. Setelah menerima umpan, Neymar bergerak ke depan gawang Kroasia. Dia sempat mengecoh kiper Dominic Livakovic, sebelum mendribel bola dan menembakannya ke gawang. 

Setelah unggul satu gol, Brasil masih berusaha menambah keunggulannya. Namun, ketika kemenangan seperti sudah di depan mata, Kroasia berhasil mencetak gol penyama kedudukan melalui Bruno Petkovic. Bola tendangannya yang keras tak bisa ditepis kiper Alisson Becker.