October 3, 2022

HUAWEI seolah tidak terhenti. Setelah menyingkirkan Apple di posisi kedua pasar ponsel global pada kuartal II/2018, kini mereka pamer inovasi terbaru yang membuat mereka semakin tidak terkejar di teknologi kamera lewat model teranyar Huawei Mate 20.

Kualitas kamera seri P20 Pro pun hingga kini masih tidak terkejar, masih di atas iPhone XS, menurut DXO Mark. Seri P berfokus pada desain dan fotografi. Bagaimana dengan Mate? Sedari awal, Mate ditakdirkan memiliki prosesor terbaik serta megapiksel (MP) besar.

Di Mate 20, Huawei merilis empat varian sekaligus, yakni Huawei Mate 20, Huawei Mate 20 Pro, Huawei Mate 20 X, dan Huawei Mate 20 RS Porsche Design. Ada perbedaan di spesifikasi, material, dan harganya.

Tetapi, semuanya menggunakan chipset Kirin 980 yang dikembangkan Huawei sendiri. Kirin 980 adalah prosesor pertama ponsel pertama di dunia dengan pabrikasi 7 Nm. Huawei Mate 20 mengusung desain notch mirip tetesan air, sedangkan Mate 20 Pro menggunakan notch biasa.

Yang menarik tentu saja teknologi kameranya, menggunakan tiga kamera belakang dari Leica dengan focal lenght berbeda, yaitu ultrawide, wide , dan zoom. Mate 20 Pro mempunyai kamera 20 MP dengan lensa 16 mm f/2.2, kamera 40 MP dengan lensa 27 mm f/1.8, dan kamera 8 MP dengan lensa 80 mmf/2.4 alias dengan 3x zoom optic.

Berbeda dengan Mate 20 yang memakai kamera 16 MP dengan lensa 17 mm f/2.2, kamera 12 MP dengan lensa 27 mm, dan kamera 8 MP dengan lensa 52 mm. Menariknya, kamera ultrawide di Mate 20 Pro dapat digunakan untuk mode macro dengan fokus pada objek sedekat 2,5 cm.

Padahal, normalnya ponsel lain akan kehilangan fokus di jarak 9 cm. Perbedaan lainnya, di Mate 20, Huawei meninggalkan sensor monokrom seperti di P20 Pro karena sensor yang ada dinilai sudah mencukupi. Selain itu, perbaikan dilakukan di kecerdasan buatan (AI) dan machine learning untuk meningkatkan kualitas foto yang diambil.

AI diklaim mampu mengenali lebih dari 250.000 skenario foto dan memprediksi foto seperti apa yang ingin diambil pengguna. Night mode yang sukses di P20 Pro juga dipertahankan.

Di mode ini, kamera memotret beberapa gambar sekaligus dengan eksposur berbeda selama 6 detik dan merajutnya menjadi satu foto. Baik Mate 20 maupun Mate 20 Pro sama-sama menggunakan kamera selfie beresolusi 24 MP.

Layar Mate 20 berjenis IPS LCD, berukuran 6,5 inci dengan resolusi 2.244 x 1.080 piksel. Sementara layar Mate 20 Pro mengusung teknologi AMOLED yang melengkung berukuran 6,4 inci dengan resolusi 3.120 x 1.440 piksel.

Soal daya, Huawei Mate 20 memiliki baterai berdaya 4.000 mAh dengan fitur Super Charge 22,5 W. Sementara Huawei Mate 20 Pro memakai baterai dengan daya 4.200 mAh dengan fitur Super Charge 40 W, 15 W wireless charging, dan reverse wireless charging.

Di Eropa, Mate 20 tersedia dengan banderol 800 euro (Rp14 juta) untuk versi 4/128 GB dan 850 euro (Rp14,9 juta) untuk varian 6/128 GB. Sedangkan, Mate 20 Pro dibanderol 1.050 euro (Rp18,5 juta). Tentu saja Huawei akan memboyong kedua ponsel tersebut ke Indonesia dalam waktu dekat karena keduanya sudah mengantongi sertifikat TKDN.

2 thoughts on “Huawei Mate 20, Prosesor Cepat dan Kamera Dahsyat

Leave a Reply

Your email address will not be published.