December 7, 2022

JAKARTA – Semakin menipisnya lahan hunian yang dekat dengan pusat kota membuat suplai hunian bergeser ke wilayah perbatasan. Bagi pencari hunian, lokasi boleh jauh dari pusat aktivitas, asalkan transportasi umum tetap mudah diakses.

Survei Rumah.com Property Affordability Sentiment Index H2-2018 menunjukkan, 87% responden menganggap kedekatan hunian dengan sarana transportasi umum, baik itu halte bus, stasiun kereta, dan lainnya, adalah hal yang penting. Survei dilakukan terhadap 1.000 orang di berbagai kota di Indonesia.

“Pencari properti, khususnya hunian, saat ini sudah semakin realistis. Mereka sadar bahwa harga hunian di dekat pusat kota sudah semakin sulit dijangkau. Sementara itu, rumah masih menjadi jenis properti hunian paling favorit. Rumah-rumah dengan harga terjangkau kini hanya terdapat di pinggiran kota, bahkan di kota-kota penyangga,” ujar Head of Marketing Rumah.com, Ike Hamdan di Jakarta, Jumat (24/8/2018).

Survei Rumah.com Property Affordability Sentiment Index H2-2018 ini ditujukan untuk mengetahui respons pasar dari sisi permintaan sekaligus untuk menciptakan transparansi informasi untuk konsumen.

“Nah, agar bisa memiliki rumah sesuai kemampuan namun aktivitas sehari-hari tak terganggu, para pencari hunian ini akhirnya menjadikan jarak dari rumah ke sarana transportasi umum sebagai pertimbangan utama,” ungkap Ike.

Dari 1.000 responden yang berpartisipasi dalam survei hasil kerja sama Rumah.com dan Intuit, lembaga asal Singapura, sebanyak 61% menegaskan jarak rumah ke sarana transportasi umum sangat penting dalam pertimbangan mencari hunian, sementara 26% menegaskan penting.

Sementara itu, batas toleransi jarak dari hunian ke sarana transportasi umum adalah di bawah 1 kilometer. Pada jarak ini, sebanyak 51% menganggapnya dekat atau sedang.

Dilihat dari klasifikasi respondennya, mereka yang berniat membeli rumah pertama lebih menegaskan pentingnya jarak rumah dengan sarana transportasi umum, yakni sebanyak 64% menyatakan ‘Sangat Penting’.

Sementara itu, responden upgrader, atau mereka yang ingin meningkatkan taraf kualitas rumahnya, baik dari segi lokasi, luas rumah, harga dan lain-lain, sebanyak 57% menyatakan ‘Sangat Penting’. Sementara itu, responden yang berniat membeli rumah untuk investasi hanya 54% yang menyatakan ‘Sangat Penting’.

“Bagi para investor, pertimbangannya biasanya adalah pasar penyewa di sekitar lokasi. Misalnya, mereka mengincar properti di dekat perkantoran untuk disewakan kepada pekerja di sekitarnya. Atau di dekat kampus untuk disewakan kepada mahasiswa yang kuliah di sana. Jadi, sarana transportasi umum tidak terlalu menjadi pertimbangan,” tutur Ike.

Masih berbicara soal kedekatan, saat ditanya seputar lokasi, sebanyak 69% responden menyertakan kedekatan dengan kantor sebagai salah satu pertimbangannya. Pertimbangan lain adalah jarak dengan sekolah anak-anak, yakni sebesar 47%.

“Mencari properti yang tepat sesuai kebutuhan dan kemampuan bukan perkara mudah. Perlu pertimbangan yang cermat agar tidak salah langkah. Rumah.com memiliki fitur-fitur yang membantu pencari properti mengambil keputusan membeli properti dengan percaya diri. Fitur Project Review Rumah.com memberikan ulasan mendalam tentang suatu properti, mulai dari detail properti, lingkungan sekitar, hingga jarak antara properti dengan fasilitas-fasilitas umum di sekitarnya, termasuk jarak antara properti dengan sarana transportasi umum,” pungkas Ike.

2 thoughts on “Ini Pertimbangan Utama 9 dari 10 Pencari Rumah

  1. 514739 562555Im having a small difficulty. Im unable to subscribe to your rss feed for some reason. Im employing google reader by the way. 165364

Leave a Reply

Your email address will not be published.