May 28, 2022

JAKARTA – Orangtua harus ekstra hati-hati saat ada bayi di rumah. Ketika bayi Anda memiliki suhu tinggi, hal ini tentu saja membuat Anda cemas. Oleh karena itu penting untuk mengetahui dan mengidentifikasi suhu tubuh ideal dan apa yang harus dilakukan jika ada tanda-tanda demam pada bayi.

Suhu tubuh diketahui berfluktuasi. Tinggi atau rendahnya suhu tergantung pada tubuh orang itu dan juga pada waktu hari itu. Kondisi iklim juga berperan dalam menentukan suhu tubuh. Ini berlaku untuk orang dewasa maupun bayi.

Berdasarkan data American Academy of Pediatrics, suhu tubuh normal untuk bayi yang sehat, yakni antara 97 derajat dan 100, 4 derajat Fahrenheit (yaitu 36 derajat hingga 38 derajat Celcius). Demam dapat diidentifikasi jika suhu rektum adalah apa pun di luar rentang normal ini.

Sementara, suhu tubuh normal adalah 98,0 derajat Fahrenheit, setara dengan 37 derajat celcius. Ada “termostat” di otak kita yang dirancang untuk mengatur tubuh ke suhu tubuh rata-rata ini. Ketika jatuh sakit, termostat diatur ulang sehingga suhu tubuh meningkat. Ini terjadi agar tubuh dapat melawan penyebab penyakit yang telah mengakibatkan demam (suhu tubuh tinggi).

Demam tidak bisa disebut penyakit itu sendiri. Demam lebih merupakan gejala dari penyebab yang mendasarinya. Meskipun demam membawa banyak ketidaknyamanan. Demam juga menjadi gejala awal dari beberapa penyakit. Bahkan penyakit kritis, dimulai dengan tanda demam.

Ada kemungkinan demam yang meningkat pada bayi atau bayi baru lahir karena mereka terlalu panas atau overdressed. Ini terjadi karena bayi tidak memiliki kemampuan mengatur suhu tubuh. Bayi Anda mungkin juga mengalami demam ringan ketika tumbuh gigi. Namun, para ahli berpendapat bahwa gigi tidak akan menyebabkan demam tinggi pada bayi.

Untuk bayi tiga bulan dan di bawah, cara terbaik untuk membaca suhu menggunakan termometer rektal. Menggunakan termometer rektal cukup sederhana dan sama sekali tidak rumit seperti yang mungkin dilakukan oleh banyak orangtua.

Ikuti langkah-langkah ini untuk membuat catatan suhu rektal. Untuk memulainya, lumasi ujung termometer dengan petroleum jelly. Anda dapat menempatkan perut bayi di pangkuan dengan satu tangan di sekitar punggung bawah atau tempat bayi menghadap ke tempat tidur dengan kaki ditekuk ke dada.

Masukkan ujung yang dilumasi ke dalam pembukaan dubur maksimum hingga satu inci. Jika bayi menolak, Anda harus berhenti. Gosok pantat bayi Anda dengan lembut tetapi kuat sehingga termometer tetap diam. Jika menggunakan termometer digital, kemudian keluarkan saat berbunyi. Perhatikan pembacaan suhu. Bilas termometer dengan sabun, air hangat, dan gosokkan alkohol.

Lalu apa yang harus dilakukan saat bayi demam? Jika anak Anda di bawah usia tiga bulan dan memiliki suhu 100, 4 derajat Fahrenheit atau lebih, segera hubungi dokter. Demikian jika anak Anda berusia lebih dari tiga bulan dan mengalami demam 102, 2 Fahrenheit atau lebih tinggi, maka hubungi dokter dan tanyakan tentang apa yang harus dilakukan.

Sebagai orangtua, Anda harus berhati-hati sehingga membuat si kecil tetap sehat dan selalu sehat. Namun, suhu tubuh yang tinggi sering terjadi pada anak-anak. Anda pun tak perlu khawatir karena biasanya sembuh sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published.