September 30, 2022
JAKARTA – Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan nomor urut 01 Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin (Jokowi-Ma’ruf) menargetkan perolehan suara sebesar 71% suara di Provinsi Yogyakarta.

Hal itu disampaikan Sekretaris TKN Jokowi-Ma’ruf, Hasto Kristiyanto didampingi Wakil Sekretatis TKN, Ahmad Rofiq usai melantik Tim Kampanye Daerah (TKD) di Yogyakarta, Minggu 7 Oktober 2018 malam.

“Target kemenangan 71% ini dengan memperhitungkan dukungan seluruh parpol pendukung Jokowi-Maruf dan kerja sama dengan relawan serta keberhasilan Pak Jokowi,” kata Hasto.

Hasto mengatakan, seluruh kader dan pengurus partai koalisi Jokowi-Ma’ruf bergerak untuk menjangkau seluruh basis pemilih. Hal ini dilakukan bersama organisasi relawan pendukung pasangan yang mengusung Indonesia maju tersebut.

“Target 71% di DIY itu sangat realistis. Pada awalnya 60% tapi setelah dievaluasi dan melihat hasil survei hari ini,” tambahnya.

Hasto menegaskan Jokowi mampu menghadirkan watak pemerintahan yang merakyat.”Kita tidak melakukan negatif campaign terhadap lawan. Seperti pesan Pak Kiai Maruf. Kita tak punya kemampuan melihat kelemahan lawan tapi kita melihat hal positif tentang masa depan
Indonesia maju,” tambah Hasto.

Hasto menambahkan TKD di seluruh Indonesia sudah terbentuk namun untuk pelantikannya dilakukan secara bertahap.

Ketua Tim Kampanye Joko Widodo-Maruf Amin DIY, Bambang Praswanto menjelaskan, sejak September lalu sudah lakukan konsolidasi hingga kini menyatukan gerak.

“Target kemenangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin didukung kerja keras tim kampanye dan seluruh kekuatan yang ada. Seluruh kader terus bergerak menyapa dan menemui rakyat,” kata Bambang.

Sementara itu, Ahmad Rofiq mengatakan DIY sebagai center of excellence, memiliki keisitimewaan karena budaya dan manusianya, yang sebagian kalangan terdidik pendatang.

“Orang terdidik lebih mudah terima Pak Jokowi daripada Pak Prabowo. Pak Jokowi menunjukkan kinerja dan menjawab tuntutan kemajuan bangsa,” jelas Rofiq.

Terkait pola komunikasi ke pemilih atau model kampanye tim akan memberikan informasi yang valid dan berbasis fakta.

“Kita ingin rakyat bisa ikuti Pilpres 2019 dengan gembira, tak terseret info hoax ataupun ujaran kebencian agar rakyat bisa memberika hak pilih dan memilih pemimpin yang bisa membawa kesejahteraan dan memenangkan Pilpres dengan bermartabat dan berbudaya,” kata Eko Suwanto politisi muda PDI Perjuangan, yang juga panitia pelantikan TKD.

Leave a Reply

Your email address will not be published.