December 6, 2022

TEMPO.COJakarta – Kejutan terjadi pada babak penyisihan Grup C Piala Dunia 2022 antara Argentina vs Arab Saudi. Bertanding di Lusail Iconic Stadium pada Selasa, 22 November 2022, La Albiceleste harus menyerah di tangan Arab Saudi dengan skor 1-2. 

Argentina langsung tampil menekan pada awal babak pertama. Pertandingan baru berjalan semenit, Lionel Messi sudah memiliki peluang memanfaatkan bola pantul pertahanan Arab Saudi. Namun, tendangan pemain PSG tersebut mampu ditepis oleh kiper Mohammed Al Owais. 

Argentina berhasil unggul terlebih dulu melalui gol penalti Lionel Messi pada menit ke-10 setelah wasit, setelah tinjauan VAR, menganggap ada pelanggaran terhadap Lautaro Martinez di kotak penalti. Skor 1-0 untuk keunggulan Argentina. 

Argentina sebenarnya bisa mencetak tiga gol, tetapi semua dianulir karena dua eksekutor, Messi dan Martinez, telah berada dalam posisi offside. Strategi garis pertahanan tinggi Arab Saudi berhasil meredam permainan Argentina. 

Berdasarkan statistik pertandingan, Argentina mendominasi 63 persen penguasaan bola berbanding 37 persen dari Arab Saudi. La Albiceleste memiliki lima peluang mencetak gol, sedangkan Arab Saudi nol. Argentina tujuh kali terjebak offside bisa menunjukkan keberhasilan strategi Arab Saudi pada babak pertama.

Pada babak kedua, Arab Saudi berani bermain keluar. Hasilnya, baru tiga menit berjalan, The Green Falcon berhasil mengejutkan lewat gol Al Shehri yang berhasil menang duel dari Christian Romero. Bola sodorannya gagal ditepis kiper Emiliano Martinez.

Gol tersebut mengangkat mental para pemain asuhan Herve Renard. Kegagalan Argentina mengembangkan permainan pada 10 menit awal babak kedua berhasil para pemain Arab Saudi manfaatkan. Berawal dari serangan di sisi kiri pertahanan, Al Dawsari berhasil mencetak gol pada menit ke-53.

Pelatih Lionel Scaloni langsung merespons dengan memasukkan pemain pengganti untuk menambah daya gedor. Lisandro Martinez, Enzo Fernandez, dan Julian Alvarez masuk menggantikan Romero, Papu Gomez, dan Leandro Paredes. 

Namun, pergantian pemain tak banyak berpengaruh. Argentina masih kesulitan menembus pertahanan Arab Saudi yang bermain rapat dan disiplin.

Argentina mendapat peluang emas pada menit ke-63 lewat Nicolas Tagliafico. Namun, ia tak mampu memanfaatkan umpan Paredes karena bola pantulan masih dapat diselamatkan penjaga gawang Al Owais. Melihat timnya tertekan Renard bermain lebih bertahan dengan memasukkan Sultan Al Ghannam menggantikan Saleh Al Shehri. 

La Albiceleste tak banyak berkutik menghadapi rapatnya permainan Arab Saudi. Peluang kembali Argentina dapatkan pada masa injury time lewat Julian Alvarez. Namun, lagi-lagi kiper Al Owais mampu menyelamatkan gawangnya dari kebobolan. Peluang itu menjadi yang terakhir untuk timnas Argentina yang akhirnya menyerah 1-2 dari Arab Saudi. 

Catatan statistik pertandingan menunjukkan tidak efektinya permainan Argentina. Meski menguasai 69 persen penguasaan bola dan memiliki enam peluang matang ke arah gawang, Argentina gagal mengonversinya menjadi gol. Adapun Arab Saudi bermain lebih efektif dengan berhasil memanfaatkan dua peluang mereka menjadi gol.