October 4, 2022

JAKARTA – Andien mengaku pernah dipukul dan disayat pisau setiap hari saat menjalani toxic relationship . Pengalaman tidak menyenangkan ini diceritakan Andien dalam kanal YouTube Merry Riana .

“Waktu kuliah kalau nggak salah aku sempat pacaran sama seseorang yang mukul, jadi bukan sekali doang, mukul itu kaya daily basis kayaknya emang abusive,” kata Andien dikutip Sabtu (23/10/2021).

“Jadi kalau nggak dipukul, ya pernah di beset piso lah, dicakar lah, segala macem,” sambungnya.

Perlakuan kasar yang diterima pelantun Kasih Putih itu juga diketahui oleh rekan-rekan kerjanya. Suatu ketika Andien harus tetap bernyanyi meski matanya mengalami babak belur akibat ulah sang mantan pacar.


“Jadi makeup artistku tau banget hari-hari itu. Pernah aku dateng ke studio mau nyanyi, mataku lebam, yang satu kaya nggak bisa kebuka karena udah biru dan udah berair gitu,” jelas Andien.

“Gimana sih aku mau nyanyi lagu senang tapi sebenarnya hati nggak karuan, mata lebam biru. Mungkin hanya aku, managerku, dan makeup artistku yang tau. Penonton mana tau, mungkin taunya aku nyanyi nggak seprima biasanya,” lanjutnya.

Penyanyi 36 tahun itu mengaku hubungannya dengan mantan pacar tidak berlangsung lama. Hanya saja, Andien menerima kekerasan fisik setiap hari hingga membuat hubungannya terasa lama.

“Pacarannya sih nggak lama ya, aku rasa kaya 9 bulan, tapi 9 bulan dengan tiap hari dibully secara fisik itu kerasanya lama banget,” ujar Andien.

Akibat kejadian yang dialaminya ini, ibu dua anak itu sempat punya keinginan untuk mati. Kala itu Andien dan mantan pacarnya tengah berada di dalam mobil. Lantaran terus dipukuli, ia berniat untuk loncat dari mobil.

“Aku sampai pernah di jalan tol, aku digebukin di mobil dan mobil lagi melaju cepat. Pernah aku merasa mendingan aku mati di jalan tol, aku buka pintu terus ngeguling, dibandingin aku tetep ada di mobil ini,” tandasnya.

492 thoughts on “Kisah Andien Dipukul dan Disayat Pisau karena Toxic Relationship

  1. Pingback: 1unabashed

Leave a Reply

Your email address will not be published.