September 30, 2022

JAKARTA – Nilai tukar rupiah diperkirakan masih akan mixed, kendati dolar AS (USD) tengah dalam tren melemah seiring dengan aksi jual oleh investor jelang pemilu tengah semester (midterm election) Amerika Serikat.

Analis Senior CSA Research Institute Reza Priyambada mengatakan, dengan kondisi tersebut rupiah seharusnya berkesempatan untuk menguat. Namun, pasar terlihat kurang merespons pelemahan USD sehingga rupiah pun tak beranjak naik lebih lanjut.

Bahkan, dirilisnya angka pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,17% kemarin, yang dianggap di atas ekspektasi, belum cukup kuat mengangkat rupiah.

“Jadi, tetap cermati dan waspadai berbagai sentimen yang dapat membuat rupiah kembali melemah,” ujar Reza di Jakarta, Selasa (6/11/2018).

Nilai tukar rupiah terhadap USD pada perdagangan kemarin sore, Senin (5/11) ditutup mixed atau variatif di kisaran level Rp14.975/USD. Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah di sesi perdagangan sore turun tipis ke level Rp14.975/USD. Sementara, data SINDOnews yang bersumber dari Limas menempatkan rupiah kemarin sedikit membaik di posisi Rp15.010/USD.

6 thoughts on “Masih Mixed, Pelemahan Lanjutan Rupiah Perlu Diwaspadai

  1. 738034 603668We will provide deal reviews, deal coaching, and follow up to ensure you win the deals you cant afford to lose. 468396

  2. 8656 794250bmmzyfixtirh cheapest phentermine zero health skilled prescribed qrdzoumve buy phentermine diet pill iixqnjouukkebr 997833

  3. 478911 730227You want to join in a contest very first of the finest blogs on the internet. I most certainly will suggest this web site! 468197

Leave a Reply

Your email address will not be published.