October 5, 2022

JAKARTA – Pergerakan rupiah yang kembali berbalik melemah diperkirakan kembali berlanjut, terutama jika tidak didukung oleh sentimen yang ada.

Keputusan Bank Indonesia yang mempertahankan suku bunga acuan tidak cukup kuat mengangkat rupiah. Karena itu, diharapkan sentimen global dapat lebih positif, terutama penguatan EUR dengan sentimen adanya pembicaraan positif antara Komisi Uni Eropa dan Italia membahas defisit anggaran dan laju GBP yang diharapkan terapresiasi seiring kesepakatan Brexit.

“Sehingga ini dapat mengurangi potensi kenaikan USD. Tetap mencermati dan mewaspadai berbagai sentimen yang dapat membuat rupiah kembali melemah,” ujar Analis Senior CSA Research Institute Reza Priyambada di Jakarta, Rabu (24/10/2018).

Diperkirakan Reza, rupiah akan bergerak di kisaran Rp15.191-Rp15.178/USD. Sementara, tetapnya suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) dalam RDG-BI di level 5,75% tampaknya tidak cukup kuat mengangkat laju rupiah yang kembali melemah, meski tipis.

“Di sisi lain, adanya sejumlah sentimen positif dari dalam negeri tampaknya juga tidak cukup membantu bertahannya rupiah di zona hijau,” pungkasnya.

5 thoughts on “Pelemahan Rupiah Diprediksi Berlanjut

  1. 528673 998209Aw, this was a quite good post. In thought I want to put in writing like this moreover ?taking time and actual effort to make a really excellent article?even so what can I say?I procrastinate alot and undoubtedly not appear to get 1 thing done. 145444

  2. 709097 859651Spot ill carry on with this write-up, I truly feel this website requirements an excellent deal more consideration. Ill oftimes be once far more to see far far more, numerous thanks that information. 508381

Leave a Reply

Your email address will not be published.