December 7, 2022

OTTAWA – Status amal Masjid Assalam, salah satu masjid terbesar di Kanada, dicabut otoritas setempat setelah penceramah tamu di masjid itu mengumbar ujaran “kebencian kafir” dan mendukung aksi bom bunuh diri. Nasib yang sama juga dialami Pusat Islam Ottawa.

Status amal dua lembaga itu dicabut pada bulan Juli 2018, setelah pejabat dari Badan Pendapatan Kanada (CRA) menyatakan keprihatinan dalam laporannya. Laporan itu menyoroti seorang penceramah tamu masjid yang mempromosikan kebencian dan intoleransi.

“Banyak pandangan yang diungkapkan oleh penceramah lembaga adalah misoginis, homophobic (anti-gay), rasis dan/atau mempromosikan kekerasan,” tulis CRA Charities Branch dalam sebuah surat yang dikirim ke presiden mesjid dan diperoleh oleh Global Times.

Dalam sebuah rekaman, penceramah tamu bernama Abu Usamah At-Thahabi mengatakan kaum homoseksual harus dilempar dari gunung. Dia juga mengatakan bahwa pemboman bunuh diri adalah sah. Penceramah lain yang disoroti CRA adalah  Abu Ameenah Bilal Philips, Hakim Quick dan Saed Rageah.

“Tidak ada yang mencintai kafir (tidak beriman). Tidak seorang pun di sini dari Muslim yang mencintai kafir, apakah orang-orang kafir itu berasal dari Inggris atau dari AS. Kami mencintai orang-orang lslam dan kami membenci orang-orang kafir,” kata At-Thahabi dalam ceramahnya. ”

“Allah telah menciptakan kekurangan pada perempuan. Bahkan jika dia mendapat gelar PhD. Kurang. Kecerdasannya tidak lengkap,” lanjut ceramah At-Thahabi.

Materi ceramah yang dianggap paling mengganggu oleh CRA adalah seruan sang penceramah untuk melakukan kekerasan terhadap kaum homoseksual. “Ambil pria homoseksual itu dan lemparkan dia dari gunung,” katanya.

At-Thahabi mengulangi sentimen serupa dalam ceramah di YouTube yang videonya dilansir Ottawa Citizen. “Bahkan lebih besar dari itu adalah zina. Homoseksualitas, zina, lesbianisme. Nabi berkata, ‘Bunuh orang yang melakukannya. Bunuh orang yang berada di atas dan orang yang ada di bawah, apakah itu pria atau wanita’,” katanya dalam video.

Penceramah lain yang menarik perhatian CRA adalah Abu Ameenah Bilal Philips, yang telah ditolak masuk ke Inggris, Amerika Serikat, Australia, Jerman, Kenya, dan bahkan Bangladesh. Dia dituduh membuat hasutan dan merekrut orang untuk melakukan kegiatan teroris di Filipina.

Philips sebelumnya telah berusaha membenarkan pemboman bunuh diri. “Tindakan seperti itu tidak benar-benar bunuh diri dalam arti yang sebenarnya. Sebaliknya itu adalah tindakan militer yang membutuhkan pengorbanan hidup manusia,” katanya.

Pusat Islam Ottawa dan Masjid Assalam mengatakan mereka akan mengajukan banding atas keputusan pnecabutan status amal tersebut. Kedua lembaga ini menegaskan, ceramah kebencian itu tidak berlangsung di Pusat Islam Ottawa maupun Masjid Assalam, tapi di tempat lain. Dengan demikian, keputusan otoritas Kanada untuk mencabut status amal tersebut tidak adil.

Bendara Masjid Assalam, Ali Abdulle, menilai tindakan CRA bermotif politik. Dia menyebut berita yang dipaparkan CRA “menghancurkan” komunitas.

Itu seperti gempa bumi. Tapi apa yang bisa kita lakukan?,” katanya, seperti dikutip Russia Today, Selasa (14/8/2018).

9 thoughts on “Penceramah Umbar Ujaran Anti-Kafir, Status Masjid Kanada Dicabut

  1. 315202 788256You will discover some fascinating points in time in this post but I do not know if I see all of them center to heart. Theres some validity but I will take hold opinion until I appear into it further. Fantastic post , thanks and we want much more! Added to FeedBurner too 647887

  2. 315718 51415I dont feel Ive read anything like this before. So excellent to locate somebody with some original thoughts on this subject. thank for starting this up. This internet site is something that is needed on the web, someone with just a little originality. Good job for bringing something new towards the internet! 658286

  3. 7509 740048Hi there, just became aware of your blog via Google, and discovered that its actually informative. Im gonna watch out for brussels. Ill be grateful if you continue this in future. Numerous men and women will likely be benefited from your writing. Cheers! 303048

Leave a Reply

Your email address will not be published.