December 6, 2022

JAKARTA – Pergerakan rupiah berpeluang kembali melanjutkan pelemahan. Terutama jika pergerakan USD masih cenderung menguat dengan memanfaatkan pelemahan sejumlah mata uang lainnya.

Meski The Fed tidak merubah suku bunganya, dimana masih tetap di level 1,75% hingga 2%, namun tampaknya USD masih cenderung melanjutkan kenaikannya.

“Tetap mencermati dan mewaspadai berbagai sentimen yang dapat membuat rupiah kembali melemah,” ujar pengamat pasar modal Reza Priyamnada di Jakarta, Kamis (2/8/2018).

Di perkirakan Reza, rupiah akan bergerak di kisaran Rp14.443/USD-Rp14.429/USD. Sementara, pergerakan rupiah kemarin masih cenderung melemah meski rilis inflasi menunjukan angka 0,28% MoM dan 3,18% YoY di bawah perkiraan sebelumnya di level 0,48%-0,64% MoM.

“Kelompok bahan makanan masih menjadi pendorong inflasi dimana komoditas pangan, terutama telur, mengalami kenaikan,” pungkasnya.

4 thoughts on “Rupiah Diprediksi Kembali Melemah

  1. 304031 52012just couldnt leave your internet website before suggesting that I genuinely loved the normal data a person supply for your visitors? Is gonna be once more ceaselessly to check up on new posts 651185

  2. 670814 277507I actually got into this article. I discovered it to be fascinating and loaded with unique points of interest. I like to read material that makes me feel. Thank you for writing this wonderful content. 89967

Leave a Reply

Your email address will not be published.