October 4, 2022

Marshanda mengungkapkan soal permasalahan dirinya yang dikabarkan menghilang di Los Angeles hingga harus masuk Rumah Sakit Jiwa.

Gegara hal tersebut, Marshanda diharuskan membayar tagihan biaya pengobatan sebanyak Rp300 juta.

“Jadi semuanya itu ditagih nyaris Rp300 juta dan aku masih nyicil sampai sekarang,” ungkap Marshanda dalam program FYP, Trans7, Selasa (9/8).

Marshanda kemudian menuturkan bahwa tagihan tersebut berawal karena dirinya yang dikabarkan menghilang.

Sheila, sahabatnya, mengatakan bahwa Marshanda mendadak hilang di Los Angeles.

Kala itu, Sheila bahkan meminta bantuan Presiden Joko Widodo.

Padahal, menurut Marshanda dirinya hanya ingin healing sementara.

“Gue main ke pantai. Gue tinggalin semua HP gue di penginapan karena gue nggak mau ada yang tahu gue di mana,” ucap Marshanda di kanal YouTube MARSHED.

Lantaran Marshanda tidak ada kabar, Sheila yang mengaku salah satu teman Caca itu membuat laporan orang hilang ke polisi. Akibatnya, polisi pun melakukan pencarian terhadap Marshanda.

Setelah dilakukan pencarian, Marshanda ditemukan di pantai. Wanita yang akrab disapa Caca itu diperiksa dan ditemukan obat penenang.

Marshanda pun langsung dibawa ke Rumah Sakit Jiwa untuk penanganan lebih lanjut.

Hal itu membuat Marshanda merasa kesal lantaran Sheila sama sekali tidak meminta maaf kepadanya.

Terlebih tagihan rumah sakit yang amat besar, tak sedikit pun ada tanggung jawab dari Sheila.

“Terus gue ditagih US$20 ribu (Rp297,4 juta). Sheila sama David nggak mau bertanggung jawab juga dengan itu,” tutur Marshanda.

Bahkan, Marshanda harus merelakan beberapa acara penting yang akan dihadirinya.

“Harus di-cancel karena gue berada di rumah sakit jiwa tanpa gue mau,” pungkasnya.

Sementara itu Sheila memberikan bantahan soal klaim Marshanda yang harus membayar Rp300 juta.

“No. That’s not true. Nggak ke charge ke credit cardnya kok,” tegas Sheila.

Marshanda sendiri belum menanggapi bantahan Sheila soal klaim tagihan RSJ senilai Rp300 juta.